Feeds:
Posts
Comments

Deer Fashion vs Ojek Online ….

“Sebuah lesson learned perubahan markting digutal terhadap perubahan industri fashion tanah air”

Sudah bukan rahasia lagi kalo kehadiran ojek online saat ini mampu menggeser operasional ojek pangkalan, sebagai ilustrasi jk saya akan ke stasiun depok lama (dari perum depok maharaja) jk menggunakan ojek pangkalan akan dikenao biaya Rp 25000, namun jk saya menggunakan ojek online maka hanya kena biaya Rp 7000, ada banyak keuntungan sebagai konsumen jk menggunakan ojek online
1. Harga yg jauh lebih murah (bisa 30% dibanding ojek pangkalan)
2. Kita bisa dijemput di rumah tanpa harus jalan kaki menuju pangkalan ojek
3. Kondisi motor ojek online relatif lebih baru dan nyaman jk dibanding ojek pangkalan, terkadang ojek pangkalan menggunakan motor yg sdh tua shg kurang nyaman saat membonceng tak jarang pula knalpot yg dimodifikasi membuat suara yg keras / gaduh shg tdk enak di telinga
4.Driver ojek online mengutamakan “safety riding”, kita diwajibkan memggunakan helm standar utk keselamatan
5. driver ojek online mengutamakan kenyaman konsumen saat berkendara, saat melakukan pengereman dan perceptan dilakukan perlahan shg kita tdk kaget

Memang dengan kemajuan teknologi Informasi membuat perilaku bisnis dan pola hidup menjadi berubah, tidak hanya itu perubahan pola bisnis selain di sektor transportasi juga terjadi di sektor telekomunikasi (dulu kita telpon pakai SLJJ) dan bayarnya mahal, bahkan dulu kita rela antri di wartel jam 23.00 agar bisa dapat diskon 75%, tapi coba lihat sekarang dgn menggunakan aplikasi LINE kita bisa call dgn gratis bahkan dengan melakukan video call juga gratis,

Lalu bagaimana dengan industri fashion…?

Kemunculan Deer Fashion dengan filosofi “Lets the Deer Talks” adalah jawaban perubahan pola industri garmen dan fashion tanah air, sama case nya dgn ojek online, bahwa kenyaman dan kualitas sebuah baju anak (true) branded sebetulnya bisa kita dapat dengan harga yg sangat murah, krn ada beberapa biaya yg bisa dipotong misal
1. Memangkas biaya distribusi barang, karena barang yg dikirim ke mall di seluruh indonesa dari pabrik bisa dilakukan berulang kali
2 Memangkas biaya lisensi, buka rahasia lagi utk bayar lisensi memerlukan biaya 10% dari biaya produksi
3. Memangkas biaya SPG, biaya sewa space di mall / gedung, krn jk kita berjualan di mall tentu akan dikenakan charge yg super mahal oleh pengelola gedung

Jadi memang terlalu banyak biaya yg harus dikeluarkan utk proses produksi hingga pemasaran di mall utk baju anak branded

Semua kondisi di atas tentulah butuh solusi, bagaimana konsumen dan masyarakat di tanah air bisa memakai baju anak yg benar2 branded namun dgn harga yg sangat murah, shg kita sebagai orang tua tentu merasa bahagia jk buah hati kita bisa memakai baju yang nyaman dipakai (tdk panas, bikin gerah) dll

Dari semua permasalahan tsb maka kami hadirkan Deer Fashion (dgn produk Deer Kids dan Deer Girl) shg semua lapisan masyarakat Indonesia mampu membeli baju anak yg true branded, karena semua anak Indonesia berhak utk mendapatkan/ memakai baju anak yg nyaman tanpa menguras isi kantong orang tua.

Deer Fashion tdk hanya dikenal sebagai sebuah baju anak dengan kualitas internasional, namun Deer Fashion adalah sebuah simbol revolusi industri fashion tanah air…
So “Let the Deer Talks”

Digitalized Indonesia Fahion Industry

                  Digitalized Indonesia Fahion Industry

Advertisements

Alhamdulillah perusahaan yg saya kelola (PT Rizki Sejahtera Abadi) dipercaya oleh pemilik lisensi hotwheel di Indonesia utk memasarkan produk baju anak branded melalui internet marketing (digital marketing) utk tahap pertama 27.000 pcs baju anak branded, hari ini Pengiriman tahap pertama baju anak hotwheel (kaos, celana, kemeja, jaket dll) original counter (SOGO, CENTRO) maka baju branded ini seluruh mall di Indonesia akan ditarik ke gudang pabrik, kemudian dari pabrik dikirim ke kami dan akan dijual kembali oleh Rizki Sejahtera Abadi (perusahaan pemasaran yg berbasis digital
Marketing) #ayomajuterusUKMIndonesia

Digital Marketing Enterprenurship

Deer Kids Philosophy

Deer Kids Philosophy

Deer Fashion (deer kids dan deer girl) adalah nama produk lisensi resmi dari Rafikids Baju Anak Branded, dibuat dii garment no 1 di Indonensia, dengan bahan kualitas no 1 di Indonesia, dan dipasarkan melalui digital marketing sehingga saat ini sudah dikenal di beberapa negara di luar negeri (Qatar, Mesir, Singapura, Korea Selatan), silakan buktikan sendiri kualitasnya …. ! www.deerfashion.com

Kesulitan dalam online shop (the art of digital marketing) adalah kita sulit membuktikan barang yg kita jual adalah berkualitas tinggi, krn hanya sebatas gambar, seringkali pembeli kecewa krn foto di web / facebook bagus banget tp begitu barang diterima tdk sesuai gambar, atau terkadang penjual onlime terlalu berlebihan dalam menulis kata / kalimat, deer atau rusa adalah nama binatang, dimana hewan dgn segala keterbatasan mahkluk yg tuhan ciptakan memiliki satu kelebihan yg tdk dipunyai manusia, yaitu tdk pernah berkata dusta, jadi kami sebagai pemilik brand tsb tdk akan berkata muluk muluk, biarkan si rusa yg bicara, ketika end user melihat dan meraba langsung dirinya, betapa lembut bahannya, betapa rapi jahitannya dan betapa nyaman ketika dia dipakai buah hati kita…. so we will not talk too much about this brand….lets the deer talks….to you

logo-deerkids

Fiilosofi deer fashion, makin maraknya online shop maka semakin banyak pula teknik foto yg makin canggih, shg kekurangan suatu barang bisa ditutupi, di sisi lain banyak toko online yg banyak mencantumkan testimoni yg entah apakah itu true story atau rekayasa, dari situlah maka muncul filosofi “let the deer talk” …

Digital Marketing Strategy

Dashboard wajib utk pengusahan UKM Online Indonesia yg menjadikan digital market sbg kanal distribusi, di bulan Januari 2017 media sosial paling aktif digunakan di Indonesia: Youtube, Facebook, Instagram, Twitter. Sedangkan dari data tsb 87% pengguna facebook diakses dari mobile device, jika melihat data update tsb, sebagai owner dan praktisi UKM online maka strategi digital marketing apa yg akan anda lakukan ?…..

fb1 fb2

Sharing usaha sebagai pelaku UKM yg menjalankan marketing digital sebagi pondasi usaha, Foto kenangan pada (pebruari 2009), mulai usaha sebagai pedagang dgn modal minim Rp 400 an ribu, jualan di ruang tamu, tampak anak saya Rafi sedang bantu lipat pakaian, dan foto sekarang (desember 2016) nampak truk box pabrik sedang bongkar muatan di Rafikids (foto diambil di instagram Rafikids), semua usaha butuh ketekunan dan kerja keras utk mencapai keberhasilan, ayo maju terus UKM Indonesia…

ukmukm2

Menjadi pedagang online dan sebagai ibu Rumah tangga adalah dua hal yg berbeda namun bisa berbarengan, teringat 7 tahun yll (pebruari 2009) kulakan barang Rp 400 ribu, di ruang tamu kami yg sederhana, kemudian merambah ke pabrik / garmen utk membuat brand sendiri www.deerfashion.com, hingga menjadi cover salah satu majalah ternama nasional, semua tentu butuh kerja keras dan semangat yang tinggi utk melaluinya, tidak ada yg mudah dalam berusaha

perjalanan

Marketing Digital

Bagi para pelaku bisnis online, pengusaha dan UKM wajib dibaca perilaku konsumen online data statistik 2016, sehingga kita bisa mengatisipasi peluang pasar dan menetukan strategi marketing online, dengan demikian kita bisa tetapkan langkah penetrasi pasar menggunakan social media atau optimasi searh engine

Buat pelaku bisnis, tahun ini adalah tahun yang cukup berat terutama dalam hal omzet, bukan rahasia lagi daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu penghalang penetrasi pasar, kemarin saya ikut seminar “1 st Leader – Manager Summit” pembicara cukup mumpuni diantaranya CEO Citibank, CEO Astra dan pakar ekonomi nasionalBp Edward Sentanu, kesimpulannya th adalah sama dengan penurunan ekonomi di th 1998, jadi buat pelaku bisnis kita harus hati hati dalam melakukan strategi penetrasi pasar, marketing digital menjadi salah satu solusi utk mengatasi masalah tsb, walaupun pada akhirnya ujung ujungnya tetap pada pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat, cerita marketing digital dan kisah nyata selama 7 tahun menjalani internet marketing sdh saya tulis lengkap di web ini

pasar-internet